Skip to content
Home » BUMI BATUAN DAN PELAPUKAN

BUMI BATUAN DAN PELAPUKAN

  • by

 

 

BUMI, BATUAN DAN PELAPUKAN

Bagian-bagian bumi:

·      Kerak bumi adalah bagian luar atau kulit bumi yang paling luar, paling dingin, dan paling tipis. Mahkluk hidup tumbuh dan berkembang biak di kerak bumi.

·      Mantel / selubung adalah lapisan di bawah kerak bumi.

Magma adalah batuan cair yang berpijar.

Lava adalah magma yang keluar dan mengalir.

Lahar adalah lava yang bercampur dengan air dan benda-benda lain.

 

Berdasarkan cara terbentuknya, batuan dibedakan menjadi:

1.                  Batuan beku

Terbentuk dari proses pembekuan magma. Jenis-jenis batuan beku:

  •                   Batu apung

Ciri-ciri: warna keabu-abuan, berpori-pori, bergelembung, ringan dan terapung dalam air.

Cara terbentuk : terbentuk dari pendinginan magma yang bergelembung-gelembung gas.

Kegunaan: mengamplas/menghaluskan kayu

  •                   Batu Obsidian

Ciri-ciri: hitam, seperti kaca, tidak ada kristal-kristal.

Cara terbentuk : terbentuk dari lava permukaan yang mendingin dengan cepat.

Kegunaan: alat pemotong/ujung tombak.

  •                   Batu Granit

Ciri-ciri: terdiri atas krista-kristal kasar, warna putih/abu-abu/jingga, banyak ditemukan dipinggiran pantai/sungai besar.

Cara terbentuk : terbentuk dari pendinginan magma yang terjadi dengan lambat di bawah permukaan bumi.

Kegunaan: bahan bangunan.

  •                   Batu Basalt

Ciri-ciri: terdiri atas kristal-kristal yg sangat kecil, berwarna hijau keabu-abuan dan berlubang-lubang.

Cara terbentuk : terbentuk dari pendinginan magma yg mengandung gas tetapi gasnya telah menguap.

Kegunaan: bahan baku industri poles, bahan bangunan / pondasi bangunan.

  •                   Batu Andesit

Ciri-ciri: tekstur halus, berwarna abu-abu hijau/merah /jingga.

Cara terbentuk : terbentuk dari lelehan lava gunung berapi yang meletus.

Kegunaan: bahan bangunan

 

2.                  Batuan sedimen

Batuan sedimen terjadi karena pelapukan batuan beku yang dihanyutkan air atau terbawa angin. Jenis-jenis batuan sedimen:

  •                   Konglomerat

Ciri-ciri: Material kerikil-kerikil bulat, batu dan pasir yang merekat satu sama lain.

Cara terbentuk : terbentuk dari bahan-bahan yang lepas karena gaya beratnya menjadi terpadatkan dan terikat.

Kegunaan: bahan bangunan.

  •                   Batu Pasir

Ciri-ciri: Tersusun dari butiran-butiran pasir, warna abu-abu, kuning, merah.

Cara terbentuk : dari bahan-bahan yang lepas karena gaya beratnya menjadi terpadatkan dan terikat

Kegunaan: Material pembuatan gelas / kaca dan konstruksi bangunan.

  •                   Batu serpih

Ciri-ciri: Lunak, baunya seperti tanah liat, butir-butir batuan halus, warna hijau, hitam, kuning, merah, abu-abu.

Cara terbentuk : Dari bahan-bahan yang lepas karena gaya beratnya menjadi terpadatkan dan terikat

Kegunaan: Bahan bangunan.

  •                   Batu gamping

Ciri-ciri: Agak lunak, warna putih keabu-abuan

Cara terbentuk : Cangkang binatang yang telah mati

Kegunaan: Bahan baku semen

  •                   Batu Breksi

Ciri-ciri: Gabungan pecahan-pecahan yang berasal dari letusan gunung berapi.

Cara terbentuk : Karena bahan-bahan ini terlempar tinggi ke udara dan mengendap di suatu tempat.

Kegunaan: Kerajinan dan bahan bangunan

 

3.                  Batuan metamorf

 Batuan metamorf terjadi karena panas dan tekanan yang timbul dalam kulit bumi.

  • Jenis Batu: Pualam/Marmer

Ciri-ciri: campuran warna berbeda-beda, mempunyai pita-pita warna, kristal-kristalnya sedang sampai kasar, bila ditetesi asam akan mengeluarkan bunyi mendesah, keras dan mengkilap jika dipoles

Cara terbentuk: terbentuk bila batu kapur mengalami perubahan suhu dan tekanan tinggi

Kegunaan: Bahan patung dan lantai/ubin

 

  • Jenis Batu: Sabak

Ciri-ciri: abu-abu kehijau-hijauan dan hitam, dapat dibelah-belah menjadi lempeng-lempeng tipis.

Cara terbentuk: terbentuk bila batu serpih kena suhu dan tekanan tinggi.

Kegunaan: kerajinan, batu tulis, bahan bangunan, dan atap rumah (semacam genting).

 

  • Jenis Batu: Kuarsit

Ciri-ciri: Abu-abu, kekuningan, cokelat, merah, sering berlapis-lapis dan dapat mengandung fosil, lebih keras dibanding gelas dan terdapat butiran sedang.

Cara terbentuk: metamorfose dari batuan pasir, terbentuk akibat panas yang tinggi sehingga menyebabkan rekristalisasi kwarsa dan felsdpar.

Kegunaan: kerajinan, konstruksi jalan dan perbaikan.

 

Pelapukan

Pelapukan disebabkan oleh air, udara, hewan, atau manusia. Menurut penyebabnya, pelapukan batuan dapat dibedakan menjadi:

1.                  Pelapukan biologi

Pelapukan yang disebabkan oleh mahkluk hidup. Contoh: pelapukan yang disebabkan oleh lumut.

2.                  Pelapukan fisika

Pelapukan yang disebabkan oleh tekanan, gesekan, dan perubahan suhu.

3.                  Pelapukan kimia

Pelapukan yang disebabkan oleh zat kimia.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *